Install MadWifi di Debian 4.0 (Etch)

1 04 2009

Sebelumnya aku telah menjelaskan instalasi driver wireless Broadcom. Jadi sekarang sekalian aja instalasi driver untuk produk lain. Madwifi adalah suatu kelompok yang membuat driver wireless card yang berchipset Atheros untuk Linux. Mereka sudah mendukung banyak sekali vendor, cek disini. Aku telah menginstalnya di wireless card EnGenius. Instalasi di Debian/Ubuntu, gampang sekali,  semoga tutorial ini bisa membantu kamu:

Pertama, pastikan dulu isi sources.list kamu sudah benar, dulu aku pernah coba install dari kambing tapi gak bisa mungkin karena di kambing itu gak ada “non-free” di sources.list-nya. Karena non-free itu memang bukan untuk gratisan. Jadi dulu aku langsung instal dari http://ftp.debian.org. Pokoknya cari sources yang ada “main contrib non-free”.

Ok, here we go:

1. Update dulu Debian/Ubuntu kamu.

# apt-get update

2. Install driver-nya termasuk tools madwifi. Ini juga akan menginstal build-essential, gcc, g++ dan semua yang diperlukan untuk instalasi madwifi nya. Ingat bahwa untuk instalasi ini diperlukan source kernel jadi pastikan sources server kamu memilikinya.

# apt-get install madwifi-source

# apt-get install madwifi-tools

# m-a prepare

# m-a a-i madwifi

3. Load driver-nya.

# modprobe ath_pci

4. Cek dengan ifconfig, seharusnya sudah ada interface ath0 disana. Nah, untuk memastikan dia udah jalan. Jalankan iwconfig, lalu scan sinyal yang ada (tentunya kamu harus sudah menginstal wireless-tools).

# iwconfig ath0

# iwlist ath0 scan

Untuk masuk ke jarinagan wireless:

# iwconfig ath0 essid “<essid kamu>”

5. Untuk konfigurasi wireless network, kamu dapat lakukan ini (khusus untuk driver Madwifi saja):

/sbin/wlanconfig ath0 destroy
/bin/sleep 2
/sbin/wlanconfig ath0 create wlandev wifi0 wlanmode Master
/bin/sleep 2
/sbin/iwconfig ath0 essid access_point_gw channel 5

Perintah pertama untuk menghapus konfigurasi sebelumnya. Yang ketiga mendefinisikan mode wireless kamu (master, managed, ad-hoc atau monitor). Yang kelima membuat SSID dan channel wireless kamu. Sedangkan yang kedua dan keempat hanya memberikan jedah waktu antar perintah. Keenam perintah diatas dapat kamu letakkan di file rc.local atau bisa buat script khusus supaya dia dapat langsung dieksekusi setiap kamu booting.

Udah dulu ah dah ngantuk nih…


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.