Oke, jadi aku penasaran sama Fedora 10 yang merupakan rilisan terbaru dari Fedora Project. Biasanya aku malas mempartisi hardisk jadi aku paling rajin pakai VMWare aja, tapi kali ini lain aku merasa mempunyai kewajiban untuk
memiliki OS Linux beneran. Karena aku tak bisa hidup tanpa Windows, jadi aku memutuskan untuk menginstalnya berdampingan dengan Windows XP ku. Aku download CD live nya dari server kambing trus kubakar. Dengan partisi
kecil cuma 6.5 GB akhirnya instalasi berjalan dengan baik. Trus aku coba jaringan ethernet LAN dan bisa jalan. Namun, wireless card ku gak ter-detect, sial… Aku menggunakan laptop Dell Inspiron 1420 dengan wireless card buatan Broadcom Air Force One Wireless b/g. Ternyata secara default Fedora 10 belum menyertakan drivernya. Sempat terpikir untuk menggunakan ndiswrapper aja sebagai drivernya, tapi setelah googling ternyata sudah dibuat driver khusus untuk Broadcom. Oke deh, bagi kamu yang memiliki masalah yang sama mungkin petunjuk berikut ini bisa membantu. Berikut langkah instalasi drivernya:
1. Jalankan Terminal. Applications>System Tools>Terminal
2. # su
Masukkan password untuk root
3. # yum update
# wget http://mirror2.openwrt.org/sources/broadcom-wl-4.150.10.5.tar.bz2
Jika kamu belum memiliki program wget, instal lah terlebih dulu:
# yum install wget
4. # tar xjf broadcom-wl-4.150.10.5.tar.bz2
5. # cd broadcom-wl-4.150.10.5/driver
6. # b43-fwcutter -w /lib/firmware wl_apsta_mimo.o
7. Pergi ke System>Administration>Services
8. Pada “Service Configuration”, di sebelah kirinya pastikan ada bulatan berwarna hijau di sebelah kiri nama “Network Manager”. Kalau gak ada, klik bulatan itu dan klik Enable. Masukkan password root jika diminta.
9. Ulangi langkah 8 diatas untuk nama wpa_supplicant (biasanya berada di bawah)
10. Pergi ke System>Administration>Network
11. Masukkan password root
12. Klik wlan0 yang ada disitu
13. Klik tombol edit
14. Pastikan pilihan “Controlled by NetworkManager” tercentang lalu klik Ok
15. Tutup
16. Pilih “Yes” jika kamu ditanya untuk menyimpan perubahan yang telah kamu lakukan
17. Restart lapie kamu
Setelah restart lampu wireless ku langsung menyala padahal aku belum menghidupkannya, namun dia langsung mendapat sinyal. Perhatikan di bagian kanan atas desktop kamu, seharusnya ada gambar batangan sinyal disitu.
18. Untuk lebih memastikan jalannya wireless card kamu, lakukan langkah berikut di Terminal:
# iwconfig wlan0
Hasil di lapie ku seperti ini:
wlan0 IEEE 802.11bg ESSID:”telematika”
Mode:Managed Frequency:2.462 GHz Access Point: 00:90:4C:91:00:01
Bit Rate=24 Mb/s Tx-Power=27 dBm
Retry min limit:7 RTS thr:off Fragment thr=2352 B
Encryption key:off
Power Management:off
Link Quality=76/100 Signal level:-55 dBm Noise level=-70 dBm
Rx invalid nwid:0 Rx invalid crypt:0 Rx invalid frag:0
Tx excessive retries:0 Invalid misc:0 Missed beacon:0
19. Untuk men-scan Acces Point apa saja yang ada disekitar kamu, lakukan:
# iwlist wlan0 scan
Hasilnya seperti ini di lapie ku:
wlan0 Scan completed :
Cell 01 – Address: 00:14:7C:52:5E:5A
ESSID:”farmasi”
Mode:Master
Channel:1
Frequency:2.412 GHz (Channel 1)
Quality=66/100 Signal level:-65 dBm Noise level=-69 dBm
Encryption key:off
Bit Rates:1 Mb/s; 2 Mb/s; 5.5 Mb/s; 11 Mb/s; 6 Mb/s
9 Mb/s; 12 Mb/s; 18 Mb/s; 24 Mb/s; 36 Mb/s
48 Mb/s; 54 Mb/s
Extra:tsf=000000045b25906c
Extra: Last beacon: 573ms ago
Cell 02 – Address: 00:90:4C:91:00:01
ESSID:”telematika”
Mode:Master
Channel:11
Frequency:2.462 GHz (Channel 11)
Quality=78/100 Signal level:-53 dBm Noise level=-69 dBm
Encryption key:off
Bit Rates:1 Mb/s; 2 Mb/s; 5.5 Mb/s; 11 Mb/s; 18 Mb/s
24 Mb/s; 36 Mb/s; 54 Mb/s; 6 Mb/s; 9 Mb/s
12 Mb/s; 48 Mb/s
Extra:tsf=0000000013a4218a
Extra: Last beacon: 14ms ago
20. Selanjutnya, jika tidak ada DHCP kamu tinggal setting ip address, netmask, routing dan DNS name. Selesai deh. Selamat ngenet.

Recent Comments